
Invalid Date
Dilihat 43 kali

Ladang Panjang – Pemerintah Nagari Ladang Panjang, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, telah sukses menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Nagari dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun Anggaran 2027 dan DU RKP 2028. Kegiatan ini dilangsungkan pada hari Senin, 14 September 2026 (bertepatan dengan 2 Rabiul Awal 1448 H) bertempat di Aula Kantor Wali Nagari Ladang Panjang.
Acara musyawarah ini dihadiri oleh unsur Anggota DPRD Kabupaten Pasaman, Camat Tigo Nagari, Forkopimca, pemerintah nagari, pimpinan dan anggota Bamus, niniak mamak, bundo kanduang, lembaga nagari, serta perwakilan elemen masyarakat dengan mengusung semangat kebersamaan sebagaimana pantun pembuka acara:
Melalui tahapan perencanaan berjenjang, Musrenbang ini berpegang teguh pada Visi Nagari Ladang Panjang: “TERWUJUDNYA PEMBANGUNAN MASYARAKAT YANG TRANSPARAN, BERKEADILAN BERLANDASKAN MUSYAWARAH DAN MUFAKAT”.
Acara inti diawali dengan pemaparan laporan, capaian, serta himbauan penting oleh Wali Nagari Ladang Panjang, Bapak Julisman Arif:
Laporan Realisasi Kegiatan TA 2026:

Tantangan Anggaran: Terdapat penurunan pagu Dana Desa tahun ini, dari Rp 1.128.706.000,- (tahun 2025) menjadi Rp 373.456.000,- (tahun 2026) berkurang sebanyak Rp 755.250.000,-.
Capaian Nagari: Status Nagari Ladang Panjang saat ini adalah Nagari Mandiri, menjadi satu-satunya nagari di Pasaman dengan layanan online Digital Desa, serta meraih peringkat ke-5 pelayanan publik se-Kabupaten Pasaman (tertinggi di wilayah kecamatan).
Himbauan dan Pesan Penting Pemerintah Nagari:
Ketaatan Pajak: Mengingatkan kewajiban pembayaran PBB-P2, pendataan objek pajak baru, perbaikan data, hingga penghapusan pajak.
Kesehatan & Lingkungan: Kerja sama dalam pencegahan stunting, menjaga lingkungan, mencegah pembakaran hutan, melindungi daerah aliran sungai untuk mencegah galodo, serta menjaga kelestarian hutan lindung.
Pemberantasan Judi Online (Judol): Berdasarkan data verifikasi PPATK, dari 300 penerima bansos PKH/sembako terdapat 144 yang terindikasi terlibat judi online. Warga yang terindikasi diberikan dua jalur perbaikan: melakukan sanggah atau berhenti secara resmi dengan mengisi formulir bermaterai.
Pembaruan Data & Bedah Rumah: Pengusulan perubahan Desil melalui petugas DTSEN Nagari. Tahun ini Nagari Ladang Panjang mendapatkan kuota 23 unit bedah rumah, dan dikabarkan bertambah pada tahun 2027 bagi warga yang memiliki rumah tidak layak huni.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Ketua Bamus Nagari Ladang Panjang, Bapak Marwasita, yang menyampaikan pandangan legislatif nagari:
"Kami telah menyimak dan melihat paparan pemerintah nagari terkait draf dan bahasan RKP nagari tahun 2027 kita bahas dan sepakati bersama, dengan semangat kebersamaan kita bangun nagari untuk lebih baik."
Pihak Bamus juga menambahkan catatan penting agar setiap usulan baru untuk kegiatan fisik di nagari wajib melampirkan Surat Pembebasan Lahan terlebih dahulu dari masyarakat setempat.
Acara dilanjutkan dengan sambutan dan arahan strategis oleh Camat Tigo Nagari, Bapak Faridh Muhammad Ali, S.STP, MM:
Pemerintah nagari harus mengutamakan skala prioritas dalam menetapkan program pembangunan agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan mendesak masyarakat.
Meningkatkan upaya pendataan dan penagihan wajib pajak kepada masyarakat yang belum melakukan pembayaran.
Pengelompokan Desil masyarakat Ladang Panjang dikategorikan berdasarkan tingkat kesejahteraan dan kemampuan ekonomi sesuai data yang tersedia pada sistem pendataan.
Sesi pengarahan legislatif kabupaten disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Pasaman, Bapak APIR:
Anggaran kegiatan fisik di Nagari Ladang Panjang harus dimanfaatkan secara optimal dengan memprioritaskan kebutuhan warga yang paling membutuhkan.
Pembangunan nagari harus berorientasi langsung pada peningkatan kesejahteraan dan kualitas pelayanan publik.
Seluruh pelaksanaan program kerja wajib dijalankan secara transparan, partisipatif, efektif, serta mematuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Sebagai wujud dukungan nyata terhadap infrastruktur, beliau menyampaikan kabar gembira bahwa usulan pengaspalan ruas jalan di sekitar Kantor Wali Nagari akan diusahakan pada tahun 2027.
Rangkaian Musrenbang semakin hidup dan interaktif melalui forum tanya jawab. Berbagai unsur pimpinan instansi, lembaga, dan masyarakat turut berpartisipasi aktif memberikan masukan konstruktif, tanggapan, serta usulan, yang dihadiri dan disampaikan oleh:
Kepala Puskesmas Ladang Panjang, Aflenda Nelfia, SKM
Perwakilan UPT Pendidikan Tigo Nagari
Ketua KAN Ladang Panjang, Nasir Reno Satia
Kepala Jorong Pasar Ladang Panjang, Haripin
Kepala Jorong Nagari Saparampek, Hendri Jaya Saputra
Serta beberapa perwakilan masyarakat yang antusias ikut bertanya, menanggapi, dan menyampaikan aspirasi pembangunan.
Berkat tingginya kepedulian dan kebersamaan seluruh elemen yang hadir, Musrenbang terlaksana dengan sangat lancar, meriah, dan penuh antusias. Seluruh usulan dan masukan yang lahir dari forum interaktif tersebut telah dicatat secara sistematis dalam draf usulan yang disiapkan oleh pemerintah nagari untuk dimasukkan ke dalam dokumen RKP Nagari TA 2027 dan DU RKP 2028.
Acara ditutup dengan pembacaan pantun adat dan doa bersama, memperkuat komitmen kolektif seluruh warga untuk membangun Nagari Ladang Panjang dari hati.





Bagikan:

Nagari Ladang Panjang
Kecamatan Tigo Nagari
Kabupaten Pasaman
Provinsi Sumatera Barat
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini